MAKASSAR — Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Sulsel, Syamsul S, menyatakan penyaluran air bersih dilakukan setiap hari di kawasan permukiman yang paling terdampak. Distribusi akan terus berjalan sampai kondisi kembali normal setelah musim kemarau berakhir.
Tujuh kecamatan penerima manfaat meliputi Tallo, Makassar, Manggala, Panakkukang, Biringkanaya, Tamalate, dan Bontoala. Sementara 12 kelurahan yang dijangkau adalah Paccerakkang, Tamalanrea Jaya, Kapasa, Tello Baru, Kaluku Bodoa, Rappokalling, Panampu, Pampang, Bara-Baraya, Maccini, Bunga Ejaya, dan Buloa.
Penyaluran air bersih melibatkan sejumlah pihak. Selain Disperkimtan Sulsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, operasi ini melibatkan Jamkrida Sulsel, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), PT Vale Indonesia, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), dan Pelindo.
Syamsul menambahkan bahwa tim di lapangan memastikan penyaluran berlangsung merata dan tepat sasaran. "Tim di lapangan memastikan penyaluran berlangsung merata dan tepat sasaran demi memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama keperluan rumah tangga masyarakat," ujarnya.
Musim kemarau dan fenomena El Nino yang berkepanjangan membuat sejumlah kawasan permukiman di Makassar kesulitan mendapatkan air bersih. Penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, terutama keperluan rumah tangga.
Syamsul menyebut distribusi dilakukan sesuai arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. "Penyaluran air bersih ini kita lakukan setiap hari di kawasan permukiman yang memang sangat terdampak," kata Syamsul.
"Distribusi akan terus kita lakukan sampai kondisi kembali normal setelah musim kemarau," lanjutnya.
Masyarakat penerima manfaat menyambut baik penyaluran air bersih tersebut. Sejumlah warga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulsel atas bantuan yang diberikan selama kekeringan melanda tahun ini.
Dengan 74 ritase yang sudah terealisasi, Pemprov Sulsel memastikan distribusi air bersih menyentuh 4.936 kepala keluarga yang tersebar di tujuh kecamatan. Penyaluran masih berlanjut hingga pasokan air di kawasan terdampak kembali normal.