Makassar Resmi Jadi Salah Satu dari 10 Hub GSIH 2026, Wali Kota Appi Kaitkan dengan Pengembangan Makassar Creative Hub

Penulis: Ramli Siregar  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:50:31 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menghadiri peluncuran GSIH di GSI BSD, Tangerang, Banten, Rabu (26/8/2026).

MAKASSAR — Peluncuran GSIH digelar di GSI BSD, Biomedical Campus BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (26/8/2026), dan dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid. Dalam acara tersebut, Makassar masuk dalam daftar 10 kota hub yang dipilih untuk menjadi simpul penguatan ekosistem inovasi digital Indonesia.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin hadir didampingi Kepala Diskominfo Makassar Muhammad Roem, Kepala Bidang Humas dan IKP Abdullah, Kepala Bagian Prokopim Andi Ardhy Rahadian Sulham, serta Kepala Subbagian Protokol Ari Pahlawan Sofyan.

Makassar Creative Hub Jadi Modal Utama

Munafri menilai keikutsertaan Makassar dalam GSIH bukan sekadar seremoni. Ia ingin memastikan kota yang dipimpinnya bisa menyerap langsung praktik baik pengembangan ekosistem digital yang mengedepankan konektivitas, kolaborasi, dan daya saing global.

Menurutnya, konsep GSIH sejalan dengan arah pengembangan Makassar Creative Hub yang selama ini sudah berjalan. MCH disebutnya sebagai wadah kolaborasi bagi anak muda, pelaku UMKM, komunitas, serta penggiat ekonomi kreatif dan digital.

Di Makassar kita memiliki Makassar Creative Hub sebagai wadah kolaborasi untuk anak muda, pelaku UMKM, ruang digital, dan para penggiat ekonomi kreatif. Ini harus terus kita kembangkan,” ujar Munafri.

Kolaborasi dan Pembagian Peran Jadi Kunci

Di hadapan para pemangku kepentingan di GSIH, Munafri menekankan bahwa percepatan transformasi digital tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, dunia usaha, industri, akademisi, komunitas, dan masyarakat harus bergerak dalam satu ekosistem.

“Di sinilah pentingnya kolaborasi. Ide bertemu dengan teknologi, inovasi bertemu dengan industri, dan kolaborasi dapat melahirkan solusi nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya konsep sharing responsibility atau pembagian tanggung jawab. Menurut Munafri, masa depan ekosistem digital tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen.

“Yang paling penting dalam ekosistem ini adalah sharing responsibility. Karena masa depan ekosistem digital bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.

Target: Talenta Digital dan UMKM Berbasis Teknologi

Dengan status sebagai salah satu dari 10 hub GSIH, Makassar diharapkan semakin terbuka terhadap peluang pengembangan talenta digital, inovasi, ekonomi kreatif, serta UMKM berbasis teknologi. Pemkot Makassar berkomitmen memperluas ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, industri, dan generasi muda.

“Langkah ini memperkuat arah pembangunan Makassar sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengambil peran dalam ekosistem ekonomi digital nasional,” pungkas Munafri.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: sulselpasti.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top