SULAWESI SELATAN — Wuling kembali memperkuat posisinya di segmen MPV keluarga lewat New Cortez EX 1.5T Lux+. Varian puncak ini membawa mesin 1.5 liter turbocharged yang menjadi nilai jual utama di kelasnya, memadukan tenaga besar dengan harga yang masih bersaing.
Jantung pacu New Cortez EX memakai mesin 1.5 liter 4 silinder segaris DOHC DVVT. Tenaga puncaknya mencapai 140 hp pada 5.200 rpm, sementara torsi 250 Nm sudah tersedia sejak putaran 1.600 rpm hingga 3.600 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT. Karakter torsi yang besar di putaran bawah membuat akselerasi terasa responsif, terutama saat membawa beban penuh tujuh penumpang.
Sebagai varian termahal, Lux+ dibekali fitur yang tidak ada di tipe bawah. Electric sunroof menjadi pembeda paling kasatmata, melengkapi kabin yang sudah mengusung konsep premium untuk segmen MPV.
Daftar fitur unggulan lainnya mencakup:
Kehadiran WIND menjadi nilai tambah tersendiri karena pengemudi bisa mengoperasikan berbagai fungsi cukup dengan perintah suara tanpa harus mengalihkan pandangan dari jalan.
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah apa saja yang membedakan EX dengan tipe CE. Perbedaan utama terletak pada fitur kenyamanan dan kemewahan, bukan pada sektor mesin yang sama-sama mengusung turbocharger.
Dengan selisih harga yang cukup signifikan, calon pembeli perlu mempertimbangkan apakah fitur seperti sunroof dan suspensi independent sepadan dengan tambahan budget. Bagi keluarga yang lebih mengutamakan fungsionalitas dasar, tipe CE bisa menjadi pilihan lebih rasional.
Harga Rp345,65 juta menempatkan New Cortez EX 1.5T Lux+ di zona kompetitif yang cukup menarik. Di rentang harga tersebut, tidak banyak MPV 7-seater yang menawarkan mesin turbo dengan torsi 250 Nm.
Wuling jelas menyasar keluarga muda yang menginginkan kendaraan harian dengan performa memadai tanpa harus melangkah ke segmen SUV yang lebih mahal. Kombinasi tujuh kursi, turbocharger, dan fitur kekinian menjadi paket lengkap yang sulit ditandingi kompetitor langsung di kelasnya.