GOWA — Para petani di Desa Bori Tallasa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, kini tak perlu lagi cemas menghadapi musim kemarau. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan sumur bor untuk kelompok tani setempat pada Sabtu (22/8/2026), menjawab kebutuhan air yang selama ini menjadi kendala utama saat kemarau tiba.
Kehadiran sumur bor ini diharapkan mampu menopang pengairan untuk lahan sawah seluas 40 hektare. Sebelumnya, area pertanian tersebut kerap kesulitan mendapatkan air ketika musim kemarau melanda, sehingga produktivitas tanaman padi terancam menurun.
Andi Sudirman menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan roda perekonomian petani tetap berputar. "Kita berharap nantinya sumur bor ini dimanfaatkan dengan baik untuk para petani," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima awak media.
Ia menambahkan, dukungan terhadap sektor pertanian menjadi prioritas, terutama dalam menghadapi tantangan ketersediaan air. Dengan adanya infrastruktur ini, aktivitas pertanian diharapkan tetap berjalan normal meski curah hujan rendah.
Pasokan air yang lebih stabil dari sumur bor ini tidak hanya menyelamatkan tanaman dari gagal panen. Para petani di Desa Bori Tallasa juga bisa mengatur pola tanam dengan lebih fleksibel, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada jadwal musim hujan.
"Dengan adanya sumur bor tersebut, kebutuhan air untuk 40 hektare sawah di Desa Bori Tallasa diharapkan dapat lebih terjamin dan memberikan manfaat bagi para petani setempat," tandas Gubernur Sulsel.
Pemprov Sulsel terus mendorong berbagai program serupa untuk memperkuat ketahanan pangan. Langkah ini dinilai krusial mengingat sektor pertanian menjadi penopang utama ekonomi sekaligus penyedia kebutuhan pokok bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia.