SIDRAP — Target tinggi ditegaskan KONI Sidrap menjelang Porprov Sulsel XVIII. Ketua Umum KONI Sidrap, Sahabuddin Pakkadja, mengungkapkan bahwa rapat koordinasi dengan Disporapar bukan sekadar formalitas, melainkan analisis mendalam terhadap capaian kontingen di ajang sebelumnya sekaligus memetakan kendala teknis dan nonteknis yang membayangi persiapan atlet.
"Hasil yang akan dicapai pada Porprov XVIII mendatang adalah cerminan langsung dari kualitas kerja sama antara Dispora, KONI, dan setiap cabang olahraga," ujar Sahabuddin dalam keterangannya, Kamis (20/8).
Pertemuan tersebut menegaskan ambisi Sidrap untuk tidak sekadar menjadi peserta. Sahabuddin menyebut prestasi di ajang dua tahunan ini menjadi tolok ukur efektivitas pembinaan olahraga di daerah. Meski dihadapkan pada keterbatasan sarana dan waktu persiapan yang singkat, dedikasi para atlet dinilai layak diapresiasi.
"Kita harus menjadikan momen ini sebagai landasan untuk membangun pembinaan olahraga yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Target kita ke depan bukan sekadar berpartisipasi, tetapi meraih prestasi yang membanggakan di tingkat provinsi dan nasional," tegasnya.
Dari hasil koordinasi tersebut, KONI dan Disporapar menyepakati sembilan poin strategis yang akan menjadi pedoman perencanaan program. Kesepakatan ini mencakup pembenahan administrasi hingga strategi pendanaan.
Berikut rincian rekomendasi yang disepakati untuk mendongkrak performa kontingen Sidrap:
Selain pembenahan internal, rapat juga menyoroti pentingnya peran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyukseskan kontingen. Partisipasi aktif dan dukungan dari seluruh elemen pemerintahan dinilai krusial untuk mencapai target masuk 10 besar pada ajang yang akan digelar di Wajo-Bone tersebut.
Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar 95 hari menuju Porprov, koordinasi intensif antar pemangku kepentingan menjadi kunci. Langkah konkret yang dihasilkan dalam pertemuan ini diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan anggaran dan memastikan kesiapan teknis seluruh atlet sebelum bertanding.