SULAWESI SELATAN — Langkah ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo. Aktivitas kendaraan berat yang padat di pelabuhan disebut sebagai salah satu penyumbang emisi terbesar, sehingga perlu ada intervensi nyata untuk menjaga kualitas udara di sekitar Belawan.
Pelabuhan Belawan merupakan salah satu gerbang logistik tersibuk di Sumatera Utara. Setiap harinya, ratusan truk kontainer dan kendaraan operasional keluar-masuk area pelabuhan, menghasilkan gas buang yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesehatan pekerja.
Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada kelancaran arus barang. Perusahaan juga berkomitmen menyeimbangkan aspek operasional dengan kelestarian lingkungan.
"Pelindo tidak hanya berfokus pada kelancaran operasional dan arus logistik, tetapi juga berkomitmen menjaga lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kesadaran bersama untuk mewujudkan Pelabuhan Belawan yang lebih hijau dan berkelanjutan," ujar Fadillah.
Dalam pelaksanaannya, kendaraan yang hendak memasuki atau beroperasi di kawasan pelabuhan akan diperiksa kadar emisi gas buangnya. Hasil pemeriksaan ini menjadi indikator awal apakah kendaraan layak jalan atau perlu perawatan mesin.
Fadillah menambahkan, uji emisi ini bukan sekadar seremonial. Pihaknya ingin membangun kebiasaan baru di kalangan pengemudi dan pemilik kendaraan untuk rutin mengecek kondisi mesin.
"Melalui program TJSL ini, kami ingin meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kualitas udara di kawasan pelabuhan. Uji emisi menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kondisi emisi kendaraan sekaligus mengajak pengguna kendaraan lebih peduli terhadap lingkungan," katanya.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas dari Pelindo untuk menerapkan prinsip operasional ramah lingkungan. Sebelumnya, perusahaan juga telah mendorong penggunaan alat bongkar muat yang lebih efisien dan pengelolaan limbah di area pelabuhan.
Dengan adanya kegiatan uji emisi ini, Pelindo Regional 1 berharap kualitas udara di Pelabuhan Belawan semakin membaik. Dampak jangka panjangnya, kawasan ini diharapkan menjadi contoh pelabuhan bersih yang tidak hanya mengutamakan produktivitas, tetapi juga kesehatan masyarakat sekitar.
Kesadaran pengemudi untuk merawat kendaraan menjadi kunci utama. Jika emisi setiap kendaraan terkontrol, maka beban polusi di kawasan industri dan pemukiman sekitar pelabuhan bisa ditekan secara signifikan.