SULAWESI SELATAN — Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan energi listrik panas bumi (geothermal) berpotensi menyaingi batu bara dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut tahun ini menjadi peringatan satu abad sejak tajak sumur pengeboran panas bumi di Kamojang pertama kali dicanangkan pada 1926.
Meski sumur tersebut telah berusia 100 tahun, uap panasnya terbukti masih mengalir hingga hari ini. Eniya menilai potensi alam ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.
Indonesia akan menjadi bangsa yang merugi apabila uap-uap panas bumi tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal.
"Rasanya memang panas bumi yang kita kenal ini nantinya sangat bisa bersaing dengan diesel, sangat bisa bersaing dengan bahan bakar dari fosil, batu bara ataupun diesel karena 24 jam bisa menghadirkan listrik," ujar Eniya saat menghadiri Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/8).
Saat ini, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia. Pemanfaatan yang optimal dinilai mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan emisi karbon.