Panas Bumi Berusia Seabad di Kamojang Bukti Energi Terbarukan Mampu Saingi Batu Bara

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:10:14 WIB
Uap panas bumi di Kamojang terbukti masih mengalir setelah satu abad sejak pengeboran pertama pada 1926.

SULAWESI SELATAN — Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan energi listrik panas bumi (geothermal) berpotensi menyaingi batu bara dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal.

Usia Satu Abad, Uap Tetap Mengalir

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut tahun ini menjadi peringatan satu abad sejak tajak sumur pengeboran panas bumi di Kamojang pertama kali dicanangkan pada 1926.

Meski sumur tersebut telah berusia 100 tahun, uap panasnya terbukti masih mengalir hingga hari ini. Eniya menilai potensi alam ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Indonesia akan menjadi bangsa yang merugi apabila uap-uap panas bumi tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal.

Bersaing dengan Fosil

"Rasanya memang panas bumi yang kita kenal ini nantinya sangat bisa bersaing dengan diesel, sangat bisa bersaing dengan bahan bakar dari fosil, batu bara ataupun diesel karena 24 jam bisa menghadirkan listrik," ujar Eniya saat menghadiri Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/8).

Saat ini, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia. Pemanfaatan yang optimal dinilai mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan emisi karbon.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top