GOWA — Gelombang pendaki membanjiri kawasan Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada momen perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Data registrasi hingga Senin (17/8/2026) sore mencatat total 3.786 orang telah mendaki gunung tersebut.
Tingginya volume pengunjung berbanding lurus dengan beban kerja tim penyelamat. Sebanyak 16 pendaki dilaporkan telah ditangani dan dievakuasi petugas gabungan di tengah padatnya aktivitas pendakian.
Proses evakuasi berlangsung di sela-sela arus pendaki yang terus berdatangan sejak akhir pekan. Tim SAR gabungan harus membelah kerumunan untuk menjangkau para pendaki yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
Belum ada rincian resmi mengenai kondisi fisik maupun latar belakang dievakuasinya belasan pendaki tersebut. Namun, kepadatan di jalur pendakian kerap memicu kelelahan dan gangguan kesehatan ringan bagi pendaki yang tidak mempersiapkan fisik secara matang.
Tradisi merayakan Hari Kemerdekaan di ketinggian memang menjadi magnet tersendiri bagi komunitas pendaki. Bawakaraeng, dengan ketinggian dan medan yang menantang, selalu masuk dalam daftar destinasi favorit saat libur panjang perayaan kemerdekaan.
Registrasi yang menyentuh angka 3.786 orang menunjukkan animo masyarakat yang sangat tinggi untuk menghabiskan momen bersejarah di alam terbuka. Jumlah ini dipastikan masih akan bertambah mengingat pendaftaran masih berlangsung hingga sore hari.
Penanganan terhadap belasan pendaki yang dievakuasi menjadi catatan penting atas pentingnya koordinasi antarinstansi. Tim SAR gabungan diterjunkan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan atau kondisi darurat lain yang mungkin timbul akibat padatnya pengunjung.
Para pendaki yang masih berada di jalur diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas dan tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah tidak memungkinkan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah euforia perayaan kemerdekaan di puncak gunung.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan pengawasan di kawasan Gunung Bawakaraeng masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Momen puncak perayaan yang biasanya berlangsung hingga malam hari menjadi perhatian khusus petugas untuk memastikan seluruh pendaki dapat turun dengan selamat.