SULAWESI SELATAN — Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis Belanda, Joost Blaauwhof, melalui akun X (sebelumnya Twitter). Blaauwhof yang menulis untuk Voetbal International menyebut bahwa "semua pihak" meyakini kepindahan Gakpo ke Tottenham "sangat realistis", dan laporan tersebut juga mengonfirmasi adanya kesepakatan prinsip antara kedua klub.
Nilai transfer yang beredar untuk pemain berusia 27 tahun ini mencapai angka £60 juta atau setara dengan Rp 1,2 triliun. Gakpo sendiri bergabung dengan Liverpool pada jendela transfer musim dingin 2023 dan masih terikat kontrak hingga beberapa musim ke depan.
Ketertarikan Tottenham pada Gakpo bukan tanpa alasan. Pelatih anyar Spurs, Roberto De Zerbi, disebut-sebut sangat menginginkan kehadiran pemain Timnas Belanda tersebut untuk mengisi sektor sayap kiri. Blaauwhof menggambarkan De Zerbi menginginkan "Gakpo all the way" untuk posisi tersebut.
Kedatangan Gakpo diyakini akan menjadi solusi atas kebuntuan lini serang Tottenham. Dominic Solanke terus dilanda cedera kronis, sementara Richarlison kerap tampil inkonsisten. Situasi ini membuat lini depan Spurs kehilangan ketajaman, dan Gakpo dinilai sebagai jawaban yang tepat.
Di sisi lain, Liverpool bersedia melepas Gakpo karena berencana mendatangkan Bradley Barcola sebagai pengganti. Kehadiran Barcola tentu akan mempersulit posisi Gakpo di skuad asuhan De Zerbi. Selain itu, Liverpool juga memiliki opsi lain di posisi sayap kiri seperti Victor Munoz dan Rio Ngumoha, sehingga peluang Gakpo untuk tampil reguler semakin menipis.
Meski begitu, Gakpo mencatatkan masa yang relatif sukses di Merseyside. Selama membela The Reds, ia berhasil meraih gelar juara Premier League dan memantapkan diri sebagai salah satu pemain kunci Timnas Belanda di pentas internasional.
Tottenham tidak berhenti sampai di situ. Klub asal London Utara itu dikabarkan masih mengincar Savinho untuk ditempatkan di sisi sayap yang berseberangan dengan Gakpo. Jika kedua transfer ini terealisasi, lini serang Tottenham akan memiliki dimensi baru yang jauh lebih berbahaya.
Sejauh ini, Spurs sudah cukup agresif di bursa transfer dengan mendatangkan Jan Paul van Hecke, Matheus Fernandes, dan Sandro Tonali dari klub-klub Premier League lainnya. Langkah ini menunjukkan ambisi besar Tottenham untuk bersaing di papan atas musim depan.
Liverpool sendiri akan memulai musim baru dengan menghadapi Newcastle United pada pekan perdana Premier League akhir pekan depan. Pertanyaan besarnya kini, apakah Gakpo akan tetap berseragam merah atau sudah berganti putih Tottenham saat musim dimulai?