SULAWESI SELATAN — Galaxy S26 FE, calon penerus lini ponsel "Fan Edition" Samsung, kembali muncul di hadapan publik. Kali ini, perangkat dengan nomor model SM-S741W, SM-S741U1, SM-S741U, SM-S741B/DS, SM-S741B, dan SM-S741N terdaftar di database sertifikasi UL Demko. Laporan yang beredar menyebutkan, sertifikasi tersebut mengonfirmasi bahwa ponsel ini akan mendukung pengisian daya kabel 45W.
Kabar ini mungkin menjadi catatan tersendiri. Pasalnya, dukungan pengisian daya 45W yang terkonfirmasi sama persis dengan pendahulunya, Galaxy S25 FE. Tidak ada peningkatan kecepatan seperti yang mungkin diharapkan sebagian pengguna.
Sebagai perbandingan, banyak kompetitor di kelas harga yang sama sudah mulai beralih ke pengisian daya yang lebih cepat. Keputusan Samsung untuk mempertahankan daya 45W di S26 FE menunjukkan perusahaan mungkin lebih fokus pada aspek lain dari ponsel ini.
Kemunculan di UL Demko bukan satu-satunya petunjuk. Sebelumnya, Galaxy S26 FE dengan nomor model SM-S741B/DS juga sudah terlihat di database sertifikasi BIS (Bureau of Indian Standards) India. Langkah ini biasanya menjadi sinyal kuat bahwa perangkat akan segera dipasarkan di India, yang seringkali menjadi indikasi peluncuran global.
Selain itu, ponsel ini juga sempat muncul di platform benchmark Geekbench. Hasil pengujian tersebut memberikan bocoran awal mengenai spesifikasi kunci dan performa yang mungkin ditawarkan. Meski detail prosesor dan RAM belum bisa dipastikan, kehadirannya di Geekbench menandakan proses pengembangan perangkat sudah memasuki tahap akhir.
Enam nomor model yang terdaftar di UL Demko mengindikasikan strategi peluncuran yang luas. Kode huruf di akhir nomor model biasanya menandakan target pasar atau operator tertentu. Misalnya, varian "U" dan "U1" biasanya untuk Amerika Serikat, "W" untuk Kanada, "B" untuk global, dan "N" untuk Korea Selatan.
Kehadiran varian "DS" (Dual SIM) pada model SM-S741B/DS juga menegaskan bahwa Samsung akan menyediakan opsi dual-SIM untuk pasar global, termasuk kemungkinan Indonesia.
Dengan sertifikasi yang mulai berdatangan, peluncuran Galaxy S26 FE kemungkinan besar akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Bagi calon pembeli di Indonesia, konfirmasi pengisian daya 45W berarti tidak perlu berharap ada peningkatan drastis dalam kecepatan mengisi baterai dibandingkan S25 FE.
Fokus utama dari ponsel ini kemungkinan besar akan berada pada peningkatan performa dari chipset yang lebih baru, optimalisasi kamera, atau mungkin fitur eksklusif Galaxy AI yang menjadi andalan Samsung. Keputusan untuk membeli atau tidak akan sangat bergantung pada seberapa besar peningkatan di aspek-aspek tersebut dibandingkan pendahulunya.