Pemkab Bulukumba Gandeng IKWAN Awasi 605 Posyandu Era Baru, Target Percepatan Penanganan Stunting

Penulis: Ujang Rahmat  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01:01 WIB
Pemkab Bulukumba bekerja sama dengan IKWAN untuk mengawasi 605 Posyandu Era Baru.

BULUKUMBA — Sebanyak 605 Posyandu Era Baru yang tersebar di Kabupaten Bulukumba kini tidak lagi sekadar menjadi tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pemerintah daerah mengubah fungsi posyandu menjadi pusat layanan dasar masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi.

Mengapa Pemkab Melibatkan IKWAN dalam Pengawasan Posyandu?

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf mengatakan keterlibatan IKWAN diharapkan bisa memperkuat pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan program. “Langkah ini dilakukan untuk memastikan transformasi Posyandu Era Baru berjalan optimal sebagai pusat layanan dasar masyarakat yang lebih luas dan terintegrasi,” ujarnya saat dikonfirmasi dari Makassar, Rabu.

Selain pengawasan, pemerintah daerah juga mendorong berbagai program pendukung. Salah satunya adalah percepatan penanganan dan pencegahan stunting melalui pemutakhiran data sasaran serta pemberian makanan tambahan bagi kelompok rentan.

Sinergi Empat Pilar: Pemda, Kader, TP PKK, dan IKWAN

Bupati menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kader posyandu, Tim Penggerak PKK, dan IKWAN menjadi kunci efektivitas program. Melalui kolaborasi ini, implementasi Posyandu Era Baru diharapkan semakin efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Seluruh 605 posyandu yang telah diluncurkan bersama TP PKK itu menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Transformasi ini mencakup berbagai layanan dasar, tidak lagi terbatas pada kesehatan ibu dan anak semata.

Respons Kader Posyandu di Lapangan

Salah seorang kader Posyandu di Kecamatan Kindang, Husnaini, menyambut positif adanya tim pemantau dari IKWAN. “Ini akan memberikan semangat dan motivasi bagi kami untuk menjalankan program di lapangan,” ujarnya.

Dengan adanya pengawasan dari mitra baru ini, para kader merasa pekerjaan mereka lebih diapresiasi dan didukung. Hal ini diyakini bisa mendorong peningkatan kualitas layanan di setiap posyandu.

Target: Menekan Angka Stunting di Bulukumba

Salah satu fokus utama dari penguatan Posyandu Era Baru adalah percepatan penanganan stunting. Pemkab Bulukumba berupaya memutakhirkan data sasaran secara berkala agar intervensi pemberian makanan tambahan bisa tepat sasaran.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah untuk menekan prevalensi stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. Dengan layanan yang lebih terintegrasi, pemerintah berharap angka stunting di Bulukumba bisa turun signifikan.

Apa Saja Layanan Baru di Posyandu Era Baru?

Posyandu Era Baru tidak lagi hanya melayani penimbangan balita dan imunisasi. Layanan kini diperluas mencakup edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang anak, konseling kesehatan remaja, hingga layanan administrasi kependudukan dasar.

Transformasi ini menjawab kebutuhan masyarakat desa yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke puskesmas untuk mendapatkan layanan non-kesehatan. Dengan adanya integrasi layanan, warga cukup datang ke posyandu terdekat.

Bagaimana Mekanisme Pengawasan IKWAN di Posyandu?

IKWAN akan bertugas sebagai mitra pemantau yang memastikan setiap program berjalan sesuai standar. Mereka akan berkoordinasi dengan kader posyandu dan TP PKK untuk mengevaluasi pelaksanaan layanan secara berkala.

Dengan adanya pengawasan dari pihak eksternal, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan layanan antara satu posyandu dengan posyandu lainnya di Bulukumba. Semua posyandu ditargetkan memiliki standar pelayanan yang sama.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top