50 Juru Parkir Disiagakan di 12 Titik Kantong Parkir Makassar Half Marathon 2026, Tarif Motor Rp3.000

Penulis: Tedy Rustandi  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:34:23 WIB
juru parkir disiagakan di 12 titik kantong parkir resmi untuk Makassar Half Marathon 2026.

MAKASSAR — Event lari tahunan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 tidak hanya soal catatan waktu peserta. Di balik kemeriahan start dan finish di Anjungan Pantai Losari, ada perang melawan parkir liar yang disiapkan Pemkot Makassar. Perumda Parkir Makassar Raya mengerahkan setengah ratus juru parkir (jukir) untuk menjaga 12 kantong parkir resmi yang tersebar di sekitar venue utama.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, mengatakan pemetaan titik parkir sudah dilakukan jauh-jauh hari. "Kami Perumda Parkir Makassar akan memperketat pengawasan di lapangan pada titik kantong parkir yang kami sudah tetapkan dan tugas jukir berjaga-jaga," ujarnya di Makassar, Jumat.

12 Titik Kantong Parkir yang Sudah Ditetapkan

Puluhan jukir tidak akan bergerilya sendiri. Mereka ditempatkan di titik-titik yang sudah dipetakan untuk mengakomodasi kendaraan peserta, official, dan masyarakat yang diperkirakan membanjiri pesisir Kota Daeng. Berikut daftar kantong parkir resmi MHM 2026:

  • Kawasan Tugu MNEK
  • Taman Patung Gajah
  • Jalan Lamaddukelleng
  • Jalan Datu Museng
  • Jalan Maipa
  • Jalan Metro Tanjung Bunga
  • Area Posko Dishub
  • Jalan Arief Rate
  • Jalan Haji Bau
  • Jalan Rajawali
  • Area samping Masjid Terapung
  • Kawasan utara Losari sekitar Jalan Benteng Somba Opu

Mengapa Tarif Parkir Jadi Sorotan?

Dalam setiap event besar di Makassar, keluhan soal tarif parkir yang membengkak menjadi langganan. Adi Rasyid Ali memastikan tahun ini tidak ada celah bagi oknum jukir nakal. Tarif yang berlaku bersifat flat alias tetap selama event berlangsung, tanpa tarif progresif maupun pungutan tambahan.

"Tidak ada lagi tarif Rp10.000 atau pungutan di luar ketentuan itu," tegas Adi. Tarif resmi yang ditetapkan adalah Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Angka ini menjadi pegangan bagi petugas di lapangan sekaligus acuan bagi masyarakat untuk melapor jika menemukan pelanggaran.

Dampak ke Warga: Bebas Pungli dan Kenyamanan Berlalu Lintas

Pemkot Makassar tidak hanya mengejar kesuksesan MHM 2026 sebagai ajang olahraga nasional. Dengan pengawasan yang diperketat dan penempatan petugas di titik strategis, pemerintah berharap event ini mampu memberikan rasa nyaman dan pengalaman terbaik bagi peserta serta pengunjung. "Tetapi juga mampu memberikan rasa nyaman, aman, dan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan pengunjung yang datang ke Kota Daeng," ujar Adi.

Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa Pemkot serius menertibkan sektor parkir yang selama ini menjadi salah satu sumber keluhan warga. Dengan 50 jukir yang disiagakan, diharapkan tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan atau menjadi korban tarif liar saat puncak acara berlangsung.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top