MAKASSAR — Yayasan Kalla resmi membuka pendaftaran program beasiswa untuk mahasiswa baru yang berasal dari empat provinsi di Pulau Sulawesi. Beasiswa ini menyasar lulusan SMA/SMK sederajat asal Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara yang akan melanjutkan studi ke jenjang sarjana.
Beasiswa Kalla mencakup biaya pendidikan penuh di beberapa universitas mitra. Penerima beasiswa akan menempuh perkuliahan di Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Fajar, atau Institut Bisnis dan Keuangan Nitro Makassar.
Selain membebaskan biaya kuliah, program ini juga memberikan tunjangan bulanan kepada mahasiswa. Hal ini untuk meringankan beban biaya hidup selama masa studi.
Pendaftaran terbuka bagi lulusan SMA/SMK dari empat provinsi target. Yayasan Kalla tidak membatasi jurusan atau program studi yang bisa dipilih, selama perguruan tinggi yang dituju masuk dalam daftar mitra.
Calon pendaftar diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi, seperti rapor, ijazah, dan surat keterangan tidak mampu bagi yang berasal dari keluarga prasejahtera. Proses seleksi akan dilakukan secara ketat oleh tim dari yayasan dan pihak kampus.
Yayasan Kalla rutin membuka program beasiswa setiap tahun sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan. Sulawesi Selatan dan provinsi sekitarnya menjadi prioritas karena tingginya angka putus sekolah di jenjang perguruan tinggi akibat keterbatasan biaya.
Pendaftaran program beasiswa ini sudah dibuka dan akan ditutup pada batas waktu yang ditentukan oleh panitia. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal seleksi dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Yayasan Kalla.
Hingga berita ini diturunkan, Yayasan Kalla belum merilis jumlah pasti kuota penerima beasiswa untuk tahun ajaran 2025/2026. Pada tahun-tahun sebelumnya, program ini menerima puluhan mahasiswa baru setiap angkatan.
Pihak yayasan menegaskan bahwa seleksi akan mengutamakan calon mahasiswa dengan prestasi akademik baik dan berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Proses pendaftaran tidak dipungut biaya sepeser pun.