Wali Kota Makassar Resmikan Layanan SIM C1 untuk Motor 250-500 cc, Pengendara Moge Wajib Miliki

Penulis: Ujang Rahmat  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:34:00 WIB
Wali Kota Makassar meresmikan layanan SIM C1 untuk pengendara motor berkapasitas 250-500 cc.

MAKASSAR — Peresmian layanan SIM C1 di Makassar menandai babak baru bagi pengendara motor berkapasitas besar di ibu kota Sulawesi Selatan. Wali Kota Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, meninjau langsung proses penerbitan mulai dari input data, identifikasi sidik jari, hingga simulasi ujian teori dan praktik.

Apa Saja Syarat dan Prosedur Pembuatan SIM C1?

Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menjelaskan bahwa SIM C1 diperuntukkan bagi pemilik kendaraan dengan kapasitas mesin 250 cc hingga 500 cc. Syarat utamanya, pemohon wajib sudah memiliki SIM C terlebih dahulu.

Proses pembuatannya meliputi ujian teori dan praktik berkendara. Dalam peninjauan, Wali Kota Appi bahkan mencoba langsung lintasan praktik yang berisi manuver dan rintangan khusus untuk motor besar.

Mengapa SIM C1 Dianggap Penting untuk Keselamatan?

Menurut Munafri, kemampuan handling motor besar berbeda signifikan dengan motor biasa. Ia menilai pengendara membutuhkan kompetensi khusus agar keselamatan di jalan raya terjamin, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

"Dengan hadirnya SIM C1 di Kota Makassar ini menjadi ajang memastikan bahwa keterampilan berkendara itu bisa lebih baik untuk menjaga keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain di jalanan," ujarnya dalam sambutan peresmian.

Imbauan untuk Komunitas Motor dan ASN

Wali kota mengajak seluruh komunitas motor di Makassar untuk menjadi contoh tertib berlalu lintas dengan melengkapi SIM sesuai kapasitas kendaraan. Ia secara khusus meminta pengendara moge untuk segera mengurus SIM C1.

"Saya juga mengajak kepada seluruh teman-teman, rekan-rekan di komunitas motor untuk bisa punya SIM C1 ini apabila kendaraannya di atas 250 cc ke atas," pungkasnya.

Pemerintah Kota Makassar, lanjut Appi, akan mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarganya untuk memiliki SIM sesuai jenis kendaraan masing-masing. Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pengendara di bawah umur yang masih menggunakan kendaraan bermotor tanpa SIM.

Layanan Bertahap, Target Tertib Lalu Lintas

Arya Perdana menambahkan, penerapan SIM C1 dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan sistem, sarana ujian, dan petugas penguji. Layanan serupa sebenarnya telah berjalan di sejumlah kota besar dan kini resmi hadir di Makassar.

Dengan adanya klasifikasi SIM khusus ini, diharapkan angka kecelakaan yang melibatkan motor bercc besar dapat ditekan. Pengendara diharapkan lebih siap secara mental dan keterampilan sebelum membawa kendaraan berdaya besar di jalan raya Makassar.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: kabarmakassar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top