MAKASSAR — Sepeda motor tetap menjadi tulang punggung mobilitas warga Makassar dan sekitarnya, terutama saat berbelanja atau mengangkut barang bawaan besar. Namun, kebiasaan membawa muatan berlebihan kerap mengubah karakter kendaraan menjadi sulit dikendalikan, terutama saat bermanuver atau mengerem mendadak.
Melalui kampanye keselamatan #Cari_Aman, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengingatkan pengendara untuk tidak menganggap sepele posisi dan volume barang. Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa sering kali pengendara membawa barang melebihi kapasitas motor tanpa menyadari risikonya.
“Sering kali pengendara membawa barang terlalu banyak atau melebihi kapasitas sehingga mengganggu keseimbangan motor. Padahal, hal tersebut bisa membuat motor sulit dikendalikan, terutama saat bermanuver atau melakukan pengereman mendadak,” ujar Habib dalam keterangan yang diterima redaksi.
Asmo Sulsel merilis enam tips spesifik yang bisa diterapkan pengendara motor di Sulawesi Selatan. Panduan ini mencakup aspek pengikatan barang hingga pengaturan kecepatan.
Habib menambahkan, banyak pengendara justru abai terhadap keselamatan saat melakukan perjalanan singkat, seperti berbelanja ke warung tetangga atau mengantar barang dalam radius dekat. Padahal, risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal jarak tempuh.
“Kadang perjalanan dekat membuat pengendara merasa lebih santai dan mengabaikan keselamatan. Padahal, risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Karena itu, penting untuk tetap menerapkan prinsip #Cari_Aman dalam setiap aktivitas berkendara,” tambahnya.
Edukasi safety riding ini merupakan agenda rutin Asmo Sulsel untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Selatan. Pihaknya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya berkendara aman dan bertanggung jawab, termasuk saat membawa barang bawaan di jalan raya.