Samsung Galaxy Z Fold 7 vs Motorola Razr Fold: Adu Kamera HP Lipat Flagship Terbaru

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 15:26:16 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 7 tampil dengan sensor utama 200 MP untuk hasil warna yang akurat.

SULAWESI SELATAN — Dominasi Samsung di sektor fotografi HP lipat kini mendapatkan tantangan serius. Selama ini, seri Motorola Razr selalu berada di bawah bayang-bayang seri Galaxy Z Fold dalam hal kualitas tangkapan gambar. Namun, melalui model notebook-style foldable pertamanya, Motorola melakukan lompatan besar yang memutarbalikkan ekspektasi banyak pengamat teknologi.

Ketajaman Gambar: Mengapa Motorola Menang Lawan Sensor 200 MP?

Di atas kertas, Samsung Galaxy Z Fold 7 membawa spesifikasi superior dengan sensor utama 200 MP, naik signifikan dari 50 MP pada generasi sebelumnya. Samsung memadukannya dengan lensa ultrawide 12 MP dan telefoto 10 MP (3x optical zoom). Sebaliknya, Motorola Razr Fold menggunakan konfigurasi serba 50 MP untuk ketiga kamera belakangnya: utama, ultrawide, dan telefoto 3x.

Hasil pengujian siang hari pada objek mobil Kia K4 Hatchback menunjukkan algoritma pemrosesan gambar Motorola bekerja lebih agresif dalam mengekstraksi detail. Motorola menghasilkan foto yang lebih terang dengan mengangkat eksposur pada area bayangan (shadow). Saat foto diperbesar, butiran air pada bodi mobil terlihat jauh lebih tajam dan terdefinisi dibandingkan hasil tangkapan Samsung.

Kondisi serupa berulang pada pengujian lensa ultrawide di area pantai. Meski cuaca mendung membuat warna tampak redup, efek penajaman (sharpening) pada Razr Fold memberikan keunggulan pada tekstur jalanan. Sementara itu, Galaxy Z Fold 7 justru memperlihatkan detail yang tampak berbintik (speckled) saat dilakukan cropping pada objek Toyota Camry 2026.

Akurasi Warna dan Dynamic Range: Keunggulan Mutlak Samsung

Meski kalah dalam hal ketajaman mikro, Samsung Galaxy Z Fold 7 tetap memegang kendali untuk urusan reproduksi warna. Kecenderungan Motorola meningkatkan eksposur justru menjadi bumerang saat memotret objek dengan warna kontras tinggi, seperti bunga azalea. Warna merah pada Motorola tampak meluber (bleeding) dan berubah menjadi merah muda yang tidak realistis.

Samsung berhasil menjaga keseimbangan antara warna merah bunga dan hijau daun dengan sangat baik. Selain itu, Galaxy Z Fold 7 menunjukkan performa dynamic range yang lebih matang. Samsung mampu meredam area terang (highlights) pada gumpalan awan sehingga detailnya tetap terjaga, sementara Motorola cenderung membuat area tersebut tampak terlalu putih atau blown out.

Kemampuan Makro yang Lebih Presisi

Untuk urusan fotografi jarak dekat atau makro, Samsung Galaxy Z Fold 7 masih menjadi pilihan utama. Sensor Samsung mampu menangkap definisi kelopak bunga dengan tepian yang jauh lebih tegas. Motorola sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup baik, namun hasil akhirnya cenderung terlihat lebih lembut (soft) dan kurang bertekstur jika dibandingkan secara berdampingan.

Secara keseluruhan, Motorola Razr Fold telah membuktikan bahwa mereka mampu mengejar ketertinggalan hardware melalui pengolahan citra yang cerdas. Bagi pengguna yang memprioritaskan ketajaman detail untuk kebutuhan media sosial, Motorola menawarkan kejutan yang sulit diabaikan. Namun, bagi fotografer yang mengejar akurasi warna dan keseimbangan cahaya yang natural, Samsung Galaxy Z Fold 7 tetap menjadi standar emas di kelas HP lipat.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top