MAKASSAR — Langit Makassar diprakirakan berawan pada malam hari, lalu kembali cerah berawan pada dini hari. Kelembapan udara bergerak di rentang 40 hingga 95 persen, dengan angin bertiup dari utara hingga tenggara pada kecepatan sekitar 10 sampai 35 kilometer per jam.
Kondisi cerah berawan tidak otomatis membuat udara terasa sejuk. BMKG menempatkan Makassar dalam daftar wilayah yang perlu mewaspadai potensi udara panas.
Selain Makassar, peringatan serupa mencakup Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Parepare, dan Takalar. Status siaga potensi udara panas diberikan untuk Pinrang, Wajo, dan Sidrap.
Peringatan itu terutama ditujukan bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan dalam waktu cukup lama. Pekerja lapangan, pengendara sepeda motor, pedagang kaki lima, dan petugas kebersihan perlu mengambil jeda serta mencari tempat teduh ketika udara terasa semakin panas.
Warga dapat mengantisipasi kondisi tersebut dengan mengatur waktu aktivitas di ruang terbuka, menggunakan pelindung dari paparan matahari, membawa air minum, dan mengurangi aktivitas fisik berlebihan saat suhu meningkat.
Di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, BMKG memprakirakan kondisi perairan relatif tenang. Data BMKG menunjukkan tinggi gelombang sekitar 0,1 hingga 0,3 meter pada beberapa periode, dengan kecepatan angin mencapai 12 knot dan hembusan hingga 19 knot.
Kondisi berbeda terlihat di bagian selatan Selat Makassar. BMKG mencatat tinggi gelombang sekitar 1,7 meter dan mengategorikannya sebagai gelombang sedang, dengan angin bertiup dari arah tenggara pada kecepatan sekitar 10 knot.
Perairan Makassar sendiri tercatat memiliki tinggi gelombang sekitar 1,1 meter atau kategori gelombang rendah, dengan angin dari tenggara sekitar 11 knot. Perbedaan itu membuat pengguna jalur laut perlu melihat prakiraan berdasarkan lokasi perjalanan, bukan hanya mengandalkan kondisi cuaca di pusat kota.
Sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan diprakirakan cerah berawan. Namun, sejumlah wilayah di Luwu Timur dan Luwu Utara berpeluang mengalami hujan ringan pada siang hingga malam hari, dengan Luwu Timur masih berpeluang hujan ringan pada dini hari.
BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi angin kencang untuk Gowa, Jeneponto, dan Takalar. Warga di tiga wilayah itu diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika angin tiba-tiba menguat.
Bagi warga Makassar, cuaca hari ini masih mendukung aktivitas bekerja, bersekolah, berdagang, maupun kegiatan lain tanpa potensi hujan sepanjang hari. Warga tetap disarankan membawa air minum dan perlindungan dari paparan matahari.
Pemantauan informasi resmi BMKG menjadi penting karena kondisi atmosfer dapat berubah sepanjang hari, terutama ketika angin mengalami penguatan.