Ratusan Passompe Bone Serahkan Policy Brief ke Pemkab, Bupati Andi Asman Dorong Kontribusi Perantau

Penulis: Tedy Rustandi  •  Rabu, 30 September 2026 | 09:32:31 WIB
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menghadiri Gau' Maraja 2026 Passompe Mattana Bone di Baruga La Tea Ri Duni.

BONE — Bupati Bone H Andi Asman Sulaiman hadir bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam agenda Gau' Maraja 2026 Passompe Mattana Bone. Sejumlah mitra program turut hadir, di antaranya perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Ratusan Passompe dari berbagai daerah memadati Baruga La Tea Ri Duni.

Rekomendasi Kebijakan dari Desa Kajaolaliddong

Policy Brief yang diserahkan memuat rekomendasi kebijakan yang disusun berdasarkan pelaksanaan Program Mannennungeng di Desa Kajaolaliddong. Program itu dijalankan Tim PPK Ormawa UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin.

Mahasiswa lintas disiplin ilmu tersebut menempuh pendidikan di Makassar, lalu kembali ke Bone untuk mendampingi dan memberdayakan masyarakat, khususnya petani di Desa Kajaolaliddong.

BAST Diserahkan ke Gapoktan Sipurio Sipurennu dan P4S Lamellong

Penandatanganan BAST dilakukan antara Tim Pelaksana PPK Ormawa UKM KPI Unhas dengan kelompok sasaran, yakni Gapoktan Sipurio Sipurennu dan P4S Lamellong. Melalui BAST tersebut, perangkat dan hasil program secara resmi diserahkan kepada masyarakat untuk dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan.

Lokakarya hasil program menjadi rangkaian agenda Gau' Maraja 2026, yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para perantau dengan pemerintah daerah dan masyarakat Bone.

Bupati Ajak Perantau Berkontribusi untuk Kampung Halaman

Bupati Bone Andi Asman menyoroti peran para Passompe dalam pembangunan daerah. Ia berharap perantau Bone yang telah berhasil di berbagai daerah tidak hanya membawa nama baik Bone di tanah rantau, tetapi juga ikut memberikan kontribusi untuk kampung halaman.

Kontribusi tersebut dapat dilakukan melalui investasi, transfer pengetahuan maupun pemberdayaan masyarakat.

"Para Passompe adalah duta-duta Bone di perantauan. Kami berharap mereka tidak hanya sukses di tanah rantau, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perantau adalah kunci percepatan pembangunan di Kabupaten Bone," ujarnya.

Filosofi Bugis Jadi Pijakan Program Mannennungeng

Semangat kolaborasi itu sejalan dengan filosofi Bugis "Lao Sapa Deceng, Lesu Mappadeceng", yang bermakna pergi mencari kebaikan dan pulang untuk berbuat kebaikan. Filosofi tersebut menjadi pijakan Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas dalam menjalankan Program Mannennungeng.

Penyerahan Policy Brief dan BAST menandai peralihan pengelolaan hasil program dari tim pelaksana kepada kelompok sasaran di Desa Kajaolaliddong. Pemkab Bone kini memegang dokumen rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti ke dalam program daerah.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: tekape.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top