Warga Makassar Ramai Keluhkan Krisis Air Bersih, Komisi V DPR Desak Mitigasi El Nino Dipercepat

Penulis: Ujang Rahmat  •  Selasa, 29 September 2026 | 09:34:31 WIB
Warga Makassar menyampaikan keluhan terkait akses air bersih melalui demonstrasi.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan BMKG mempercepat langkah mitigasi menghadapi ancaman El Nino dan kemarau panjang yang berpotensi memperburuk persoalan air bersih di Makassar, Sulawesi Selatan. Desakan itu muncul setelah lonjakan tajam keluhan warga Makassar dalam sepekan terakhir, mulai dari demonstrasi hingga komplain di media massa dan media sosial. Ia menilai pemerintah tidak perlu menunggu krisis membesar sebelum bertindak.

MAKASSAR — Keluhan warga soal akses air bersih di Makassar, Sulawesi Selatan, disorot Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras. Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bergerak lebih awal mengantisipasi ancaman El Nino dan kemarau panjang. Menurutnya, penanganan tidak boleh menunggu situasi berubah menjadi krisis.

Andi menilai langkah mitigasi itu sejalan dengan tanggung jawab pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk air bersih. Makassar disebutnya sebagai salah satu daerah yang mulai menghadapi persoalan tersebut.

"Seminggu ini, terdapat lonjakan tajam keluhan yang meluas di Makassar. Mulai dari demonstrasi, komplain di sejumlah media massa dan media sosial," kata Andi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Keluhan Warga Makassar Melonjak dalam Sepekan

Lonjakan keluhan itu menjadi perhatian karena datang dari berbagai saluran sekaligus. Warga tidak hanya menyampaikan keluhan lewat media sosial, tetapi juga melalui demonstrasi dan pemberitaan media massa.

Andi menegaskan pemerintah perlu bekerja sejak dini dengan menggunakan data dan proyeksi iklim sebagai dasar pengambilan langkah di lapangan. Menurutnya, prakiraan cuaca seharusnya menjadi dasar tindakan, bukan sekadar informasi musiman.

Komisi V Tinjau SPAM Regional Mamminasata di Gowa

Komisi V DPR RI sebelumnya meninjau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Kabupaten Gowa. Peninjauan itu dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pelayanan dan kesiapan infrastruktur penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Hasil peninjauan menjadi dasar bagi Komisi V menilai kesiapan daerah menghadapi tekanan terhadap sumber air baku. Infrastruktur SPAM Regional Mamminasata dinilai berperan penting dalam menjaga pasokan air bersih bagi warga Makassar dan sekitarnya.

Ancaman El Nino dan Kemarau Panjang Jadi Alarm

Kondisi persoalan air bersih di Makassar, kata Andi, harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan. Ancaman El Nino dan kemarau panjang dapat memberi tekanan lebih besar terhadap ketersediaan sumber air baku apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Ia meminta BMKG tidak berhenti pada penyampaian prakiraan dan peringatan iklim. Data proyeksi itu harus diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan bersama kementerian dan pemerintah daerah.

Menurut Andi, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci agar persoalan air bersih di Makassar tidak meluas. Ia menekankan percepatan mitigasi harus dilakukan sebelum dampak El Nino terasa penuh di wilayah Sulawesi Selatan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top