SULAWESI SELATAN — Maskapai Pelita Air menyediakan 100 tiket gratis untuk menonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, yang digelar 9–11 Oktober 2026. Tiket disebar acak lewat kantong kursi penumpang dan kuis awak kabin sepanjang 21–30 September 2026. Program ini menyasar seluruh masyarakat, bukan cuma pelanggan setia maskapai.
Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi menyebut ajang MotoGP Mandalika sebagai momentum memperkenalkan destinasi pariwisata prioritas Indonesia ke khalayak lebih luas. Maskapai pelat merah itu menggandeng sejumlah kanal untuk menjangkau penerima tiket, mulai dari penerbangan Pelita Air, media sosial, hingga area sirkuit Mandalika.
Pelita Air menempatkan tiket gratis di kantong kursi penumpang pada berbagai penerbangan. Penyebarannya dilakukan secara acak selama periode 21–30 September 2026. Total tiket yang disiapkan mencapai 100 lembar.
Selain lewat kantong kursi, awak kabin juga menggelar kuis secara acak di sejumlah penerbangan. Penumpang yang berhasil menjawab kuis berpeluang membawa pulang tiket MotoGP Mandalika maupun merchandise resmi.
Faik Fahmi menegaskan Mandalika bukan sekadar tuan rumah gelaran motorsport internasional. Menurutnya, kawasan itu terus berkembang sebagai bagian dari sport tourism Indonesia.
"Mandalika bukan hanya menjadi tuan rumah gelaran motorsport internasional, tetapi juga salah satu destinasi yang terus berkembang sebagai bagian dari sport tourism Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2026).
Pernyataan itu disampaikan Faik saat mengumumkan program tiket gratis tersebut. Ia berharap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 bisa memperkenalkan destinasi pariwisata prioritas kepada masyarakat yang lebih luas.
Ada sejumlah ketentuan yang berlaku sebelum penonton bisa menukarkan tiket gratis MotoGP Mandalika. Masyarakat yang berminat perlu mencermati aturan resmi yang disiapkan penyelenggara maupun Pelita Air.
Periode penyebaran tiket gratis berlangsung 21–30 September 2026, sementara balapan berlangsung 9–11 Oktober 2026. Artinya, penerima tiket punya waktu sekitar sepekan untuk mengurus proses penukaran sebelum hari-H.
Langkah Pelita Air menambah kanal distribusi tiket di tengah persaingan maskapai yang ketat. Bagi penonton, ini kesempatan menekan biaya nonton balapan kelas dunia yang tiketnya biasanya dijual komersial.