Jajaran Polsek Tallo menyalurkan 450 liter air bersih kepada warga Perkampungan Sengka Batu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang terdampak krisis air pada kemarau ekstrem. Distribusi dilakukan bergilir pagi, siang, hingga malam hari menyusul perintah Kapolrestabes Makassar. Bantuan menyasar warga yang tidak lagi terjangkau pasokan PDAM di wilayah utara Makassar.
MAKASSAR — Personel Polsek Tallo mengerahkan bantuan air bersih ke Perkampungan Sengka Batu, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Sebanyak 450 liter air dibagikan kepada warga yang kesulitan mendapat pasokan selama musim kemarau.
Kapolsek Tallo AKP Asfada menyebut bantuan disalurkan dalam tiga gelombang waktu, mulai pagi, siang, hingga malam. Langkah itu diambil setelah Kapolrestabes Makassar memerintahkan jajaran bergerak cepat membantu warga terdampak kekeringan.
"Masyarakat di lokasi ini sedang alami krisis air bersih. Berdasarkan perintah pimpinan Kapolrestabes Makassar, kami langsung bergerak menyalurkan bantuan air ini baik di pagi hari, siang hari dan hingga pada malam hari," ujar Asfada di Makassar, Jumat.
Distribusi diarahkan kepada warga yang membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak lagi mendapat aliran dari Perusahaan Air Minum Daerah. Wilayah utara Makassar menjadi prioritas karena pasokan PDAM dinilai tidak maksimal.
"Air bersih ini disalurkan kepada warga yang membutuhkan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Adapun air bersih kita bagikan hari ini sebanyak 450 liter bagi seluruh masyarakat yang ada di perkampungan di sini," tuturnya.
Menurut Asfada, penyaluran air merupakan bagian dari upaya Polri membantu masyarakat di tengah kemarau panjang. Tujuannya agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi meski sumber air setempat kian terbatas.
Ketua RT/RW 03/05 Kelurahan Buloa, Nanang Daeng Naba, mengaku bantuan air dari kepolisian sangat berarti bagi warganya. Pasokan PDAM ke perkampungan itu disebut sudah tidak lancar sejak beberapa tahun terakhir.
"Syukur Alhamdulillah, kita dapat pasokan air tiga kali dalam seminggu. Bantuan dari Polsek Tallo ini sangat membantu kami mencukupi kebutuhan warga sehari-hari. Terus terang, air PDAM sudah tidak lancar di sini," tutur Nanang, mantan Kepala Unit Turjawali Ditsamapta Polda Sulsel.
Warga lain, Sitti Aisyah, menambahkan bantuan tersebut menambah ketersediaan air bersih di kampung. Sebab, air tanah yang selama ini dipakai warga mengering setiap kemarau datang.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah bergerak menghadapi dampak kekeringan. Total air bersih yang telah disalurkan ke berbagai wilayah mencapai 3,04 juta liter.
Distribusi menjangkau 310 titik dengan dukungan 25 kendaraan operasional yang melaksanakan 705 ritase perjalanan. Operasi kemanusiaan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama kekeringan.
Tercatat delapan kecamatan di 58 kelurahan menerima manfaat, mencakup 26.888 kepala keluarga atau 92.931 jiwa. Dari 25 unit kendaraan yang diterjunkan, masing-masing empat dari Damkarmat, empat mobil tangki, tiga unit pikap, dan 14 truk.