Indonesia Juara Umum Woodball World Cup 2026, Kalahkan Malaysia dan Taiwan di Kandang Sendiri

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 02:59:01 WIB
Atlet woodball Indonesia merayakan kemenangan usai memastikan gelar juara umum Woodball World Cup 2026 di Malaysia.

SULAWESI SELATAN — Gelar juara umum di Malaysia bukanlah kebetulan. Indonesia mendominasi persaingan dengan mengoleksi total tujuh medali, unggul tipis dari Malaysia yang meraih dua emas, tujuh perak, dan satu perunggu, serta Taiwan yang mengantongi dua emas, satu perak, dan empat perunggu. Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji menegaskan pencapaian ini adalah bukti nyata kekuatan woodball Tanah Air.

Empat Emas dari Sektor Putra dan Ganda

Moh. Habibullah menjadi bintang utama dengan menyumbang dua emas. Ia juara di nomor stroke competition tunggal putra, lalu berpasangan dengan Ahmad Yopi Solpianda di nomor fairway competition ganda putra. Dua emas lainnya datang dari nomor ganda putri lewat pasangan Bibit Setyaningati/Ika Yulianingsih, serta tim putra nomor fairway yang diperkuat enam atlet.

Perak dan Perunggu dari Sektor Putri

Ika Yulianingsih harus puas dengan perak di nomor stroke competition tunggal putri. Satu perak lainnya diraih pasangan Nur’izza Nova Mindayati/June C Ardiningrum di nomor ganda putri. Adapun medali perunggu dipersembahkan tim putri nomor stroke yang beranggotakan enam pemain.

Bonus Emas dari Kategori Youth dengan Skuad Minimal

“Yang lebih membanggakan, atlet-atlet muda kita juga mampu mempersembahkan medali emas meski hanya berangkat dengan dua atlet,” ujar Aang. Emas youth diraih pasangan Zukhfura Jasminne Verinda/Leandra Aliyyah Dahayu. Hasil ini menempatkan Indonesia di peringkat keempat klasemen youth, di bawah Taiwan, Malaysia, dan Hong Kong China yang membawa lebih banyak pemain.

Modal Regenerasi dan Target ke Indonesia Open 2026

Keberhasilan di Malaysia disebut Aang sebagai modal penting untuk mempertahankan prestasi di kejuaraan internasional sekaligus memperkuat regenerasi atlet. “Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membawa Merah Putih berkibar di panggung dunia,” katanya. Setelah turnamen ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah Indonesia Open 2026 di Lapangan Cricket Udayana, Bali pada 18-23 Agustus.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: megapolitan.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top