Universitas Hasanuddin Pastikan Kondisi Mahasiswa KKN yang Dievakuasi dari Goa Kalibbong Pangkep Membaik

Penulis: Ujang Rahmat  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 11:36:01 WIB
Enam mahasiswa Universitas Hasanuddin dievakuasi Tim SAR Makassar dari Goa Kalibbong, Pangkep, pada Senin (27/7) lalu setelah satu orang mengalami kelelahan dan kram kaki.

MAKASSAR — Enam mahasiswa Universitas Hasanuddin yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa di Desa Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, dievakuasi pada Senin (27/7) lalu. Proses evakuasi dilakukan oleh Tim SAR Makassar setelah salah satu mahasiswa, Ine Agustin, mengalami kelelahan dan kram kaki saat berada di kawasan Goa Kalibbong.

Mahasiswa tersebut langsung dilarikan ke RSUD Pangkep untuk menjalani observasi dan serangkaian pemeriksaan medis. Hasil laboratorium dari rumah sakit tersebut menyatakan tidak ditemukan kondisi medis yang memerlukan perawatan lanjutan, sehingga Ine Agustin diizinkan pulang pada hari yang sama. Didampingi orang tuanya, ia kembali ke Makassar dan tiba sekitar pukul 18.00 WITA.

Pemeriksaan Kedua di Makassar untuk Konfirmasi

Sebagai langkah konfirmasi, Tim pengelola KKN Unhas bersama Dosen Pendamping KKN (DPK) mengunjungi kediaman mahasiswa sekitar pukul 18.20 WITA. Tim menyarankan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit di Makassar untuk memastikan hasil observasi sebelumnya.

Sekitar pukul 20.00 WITA, Ine Agustin menjalani pemeriksaan di RS Pertamina Sudiang dengan didampingi orang tua dan Dosen Pendamping KKN. Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat pada Direktorat Pendidikan Unhas, Dr. Ir. Sulaeha, SP., M.Si., menjelaskan bahwa hasil evaluasi medis menunjukkan seluruh parameter laboratorium tetap berada dalam batas normal.

“Hasil evaluasi medis menunjukkan seluruh parameter laboratorium tetap berada dalam batas normal, konsisten dengan hasil pemeriksaan di RSUD Pangkep,” kata Dr. Suleha.

Dokter yang menangani menyimpulkan bahwa kondisi yang dialami Ine Agustin lebih mengarah pada kelelahan dan respons trauma pasca kejadian. Pasien disarankan menjalani istirahat yang cukup untuk mendukung proses pemulihan.

Pemantauan Berlanjut, Seluruh Peserta KKN Dinyatakan Sehat

Pemantauan terhadap kondisi mahasiswa terus dilakukan oleh pihak universitas. Hingga Selasa (28/7) pagi, berdasarkan konfirmasi pengelola KKN kepada orang tua, kondisi Ine Agustin dilaporkan terus membaik.

Pada pagi yang sama sekitar pukul 07.00 WITA, Dosen Pendamping KKN, Dr. Fauzia P. Bakti, SH, MH, juga mengunjungi Posko KKN di Kabupaten Pangkep untuk memastikan kondisi mahasiswa lainnya. Ia memastikan seluruh peserta KKN dalam keadaan baik dan dapat melanjutkan aktivitas.

“Alhamdulillah, seluruh peserta KKN berada dalam kondisi baik dan dapat melanjutkan aktivitas sebagaimana mestinya,” kata Fauzia.

Universitas Hasanuddin terus melakukan pemantauan pelaksanaan KKN melalui koordinasi antara pengelola KKN, dosen pendamping, tenaga kesehatan, keluarga mahasiswa, serta pihak terkait di lapangan. Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memastikan keselamatan, kesehatan, dan keamanan mahasiswa selama mengikuti program KKN.

Pelaksanaan KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin direncanakan berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026. Mahasiswa peserta KKN melaksanakan berbagai program pengabdian masyarakat berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan aktual di lapangan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: abatanews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top