26 Warga Sumpang Minangae Ikuti Edukasi Pengolahan Sampah Organik Metode Takakura dari Mahasiswa KKN UNHAS

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 22:08:31 WIB
warga Kelurahan Sumpang Minangae mengikuti edukasi pengolahan sampah organik menggunakan metode Takakura yang digelar mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin.

PARE-PARE — Angka 52,2 persen sampah sisa makanan di Kota Parepare berdasarkan data SIPSN 2024 menjadi pemicu mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Tematik Pengelolaan Sampah menggelar edukasi pengelolaan sampah organik. Metode Takakura dipilih sebagai teknik pengomposan rumah tangga yang mudah diterapkan tanpa menimbulkan bau menyengat.

Metode Takakura: Solusi Pengomposan Rumah Tangga Tanpa Bau

Kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai dampak sampah organik terhadap lingkungan. Yemima Melanie Surya, mahasiswa Program Studi Fisika yang menjadi pemateri, memperkenalkan keranjang Takakura sebagai alat pengomposan sederhana berbantuan mikroorganisme.

"Sampah organik merupakan jenis sampah yang paling banyak dihasilkan oleh rumah tangga. Dengan mengolahnya menggunakan metode Takakura, masyarakat dapat mengubah sisa makanan menjadi kompos, mengurangi beban tempat pembuangan akhir, serta membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih," ujar Yemima dalam sesi penyuluhan.

Antusiasme Warga: “Takakura Itu Apa?”

Sejak awal penyampaian materi, peserta menunjukkan ketertarikan tinggi. Seorang warga mengaku baru pertama kali mendengar istilah Takakura. “Takakura itu apa, ya? Namanya seperti bahasa Jepang. Kami baru pertama kali mendengar metode ini,” tanyanya. Pertanyaan itu membuka diskusi tentang asal-usul metode asal Jepang tersebut.

Setelah demonstrasi pembuatan keranjang, peserta semakin aktif bertanya soal bahan, tahapan, hingga perawatan kompos sehari-hari. Mahasiswa KKN juga membagikan brosur berisi data komposisi sampah Parepare, alat dan bahan, prosedur, serta ciri-ciri kompos matang.

Harapan: Pengelolaan Sampah Mandiri dari Rumah

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap warga Kelurahan Sumpang Minangae dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri. Metode Takakura diharapkan menjadi solusi sederhana mengurangi timbulan sampah sekaligus mendukung lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan diikuti 26 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: lintascelebes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top