Harga Avtur Turun Hingga 10 Persen per 1 Juni 2026, Pertamina Patra Niaga Umumkan Penyesuaian

Penulis: Pandu Wibisono  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 14:17:01 WIB
Pertamina Patra Niaga umumkan penurunan harga avtur hingga 10 persen mulai 1 Juni 2026.

SULAWESI SELATAN — Keputusan penurunan harga ini disampaikan langsung oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, dalam keterangan resmi yang diterbitkan Selasa (2/6/2026). Penyesuaian tarif avtur ini berlaku seragam di semua bandara yang dikelola oleh Pertamina Patra Niaga di dalam negeri.

Penurunan Harga Avtur Terbaru: Berapa Besarnya?

Penurunan harga mencapai 10 persen dari posisi sebelumnya. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa bulan terakhir, mencerminkan dinamika harga minyak mentah dunia yang mulai stabil di level lebih rendah. Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa penyesuaian merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap harga bahan bakar aviasi.

“Penyesuaian harga avtur ini sejalan dengan dinamika harga energi global. Kami berkomitmen untuk terus memberikan harga yang kompetitif dan mendukung industri penerbangan nasional,” ujar Roberth dalam pernyataannya, Selasa (2/6/2026).

Dampak Langsung ke Maskapai dan Harga Tiket Pesawat

Penurunan harga avtur menjadi angin segar bagi maskapai penerbangan yang selama ini mengeluhkan biaya operasional yang tinggi. Avtur biasanya menyumbang 30-40 persen dari total biaya operasional maskapai. Dengan adanya pemangkasan ini, beban biaya bahan bakar bisa berkurang signifikan.

Kebijakan ini juga berpotensi menahan laju kenaikan harga tiket pesawat yang sempat melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Konsumen pun diharapkan bisa menikmati tarif penerbangan yang lebih stabil ke depannya.

Respons Pelaku Industri dan Prospek ke Depan

Pelaku industri penerbangan menyambut baik langkah Pertamina Patra Niaga. Mereka menilai kebijakan ini menunjukkan fleksibilitas BUMN dalam merespons kondisi pasar global. Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus memantau pergerakan harga minyak dunia dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Langkah ini juga memperkuat posisi Pertamina Patra Niaga sebagai pemasok utama avtur di Indonesia, dengan jaringan distribusi yang mencakup puluhan bandara dari Sabang sampai Merauke. Keputusan penurunan harga avtur kali ini diharapkan tidak hanya membantu maskapai, tetapi juga menjaga daya saing sektor penerbangan nasional di tengah persaingan regional yang semakin ketat.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top