Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Jelang Iduladha, Antisipasi Lonjakan Konsumsi

Penulis: Tedy Rustandi  •  Senin, 25 Mei 2026 | 19:49:59 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan BBM dan LPG 3 kg jelang Iduladha.

MAKASSAR — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram bersubsidi aman selama periode Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah. Penambahan pasokan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi yang biasanya terjadi saat hari raya dan libur panjang.

Berapa Besar Tambahan Pasokan BBM dan LPG?

Untuk BBM jenis Gasoline (seperti Pertalite dan Pertamax), Pertamina menyiapkan tambahan pasokan sebesar 5 persen dari rata-rata harian normal. Sementara untuk LPG 3 kg, peningkatan pasokan mencapai 7 persen. Langkah ini merupakan respons atas pola konsumsi tahun-tahun sebelumnya yang menunjukkan kenaikan signifikan saat Iduladha.

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan distribusi tambahan ini sudah mulai berjalan sejak pekan lalu. “Kami pastikan stok aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di titik-titik dengan konsumsi tinggi seperti pasar tradisional dan lokasi pemotongan hewan kurban,” ujarnya.

Mengapa Pasokan Ditambah Saat Iduladha?

Iduladha identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat untuk mudik dan aktivitas penyembelihan hewan kurban. Kondisi ini secara langsung mendorong konsumsi BBM untuk transportasi dan LPG untuk keperluan memasak daging kurban dalam skala besar. Tanpa penambahan pasokan, risiko kelangkaan di tingkat pengecer bisa terjadi.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi guna menghindari harga yang tidak wajar. Pengecer yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kerap muncul saat permintaan melonjak, sehingga pengawasan distribusi diperketat.

Apa Saja yang Dilakukan untuk Menjaga Distribusi?

Selain menambah volume, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memperkuat koordinasi dengan Hiswana Migas dan aparat setempat. Sejumlah lembaga penyalur dan agen diminta untuk memperpanjang jam operasional selama masa rawan. Tim satuan tugas (satgas) siaga juga dibentuk untuk memantau kondisi di lapangan secara langsung.

“Kami juga menyiagakan mobil tangki tambahan untuk mengantisipasi kemacetan distribusi di jalur-jalur utama,” tambah Fahrougi. Langkah ini dinilai krusial mengingat Sulawesi memiliki medan geografis yang menantang, terutama saat musim hujan yang bisa menghambat perjalanan truk pengangkut.

Dengan tambahan pasokan ini, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Selatan dan wilayah sekitarnya selama Iduladha dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: palopopos.fajar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top