MAKASSAR — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini di Sulawesi Selatan mendapat warna tersendiri. Kemenkumham Sulsel tidak melaksanakan upacara sendirian, melainkan menggandeng tiga kantor wilayah lainnya yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM. Keempat instansi ini menggelar upacara bersama di halaman Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Jalan RA Kartini, Makassar.
Upacara berlangsung khidmat dengan inspektur upacara dari jajaran pimpinan tinggi Kemenkumham. Seluruh peserta, mulai dari pejabat struktural hingga staf, mengenakan seragam dinas lengkap. Kegiatan ini menjadi momen refleksi bersama atas peran institusi hukum dalam menjaga ideologi bangsa.
Kolaborasi ini bukan tanpa alasan. Peringatan bersama dinilai lebih efektif dalam menumbuhkan semangat kebersamaan antarsatuan kerja di lingkungan Kemenkumham. Selain Kanwil Sulsel, tiga kanwil lain yang turut serta adalah Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat, Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara, dan Kanwil Kemenkumham Gorontalo.
Pemilihan lokasi di Makassar juga strategis. Sebagai ibukota provinsi dan pusat kegiatan regional, Makassar menjadi titik temu yang mudah dijangkau oleh perwakilan dari masing-masing daerah. Ini sekaligus memperkuat sinergi antarprovinsi di kawasan timur Indonesia.
Dalam amanat upacara, nilai gotong royong menjadi penekanan utama. Para peserta diingatkan bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap tugas pelayanan hukum dan HAM kepada masyarakat. Mulai dari pembuatan dokumen kependudukan, pelayanan kekayaan intelektual, hingga pembinaan hukum di daerah.
Para pegawai juga diajak untuk kembali memaknai Pancasila sebagai pedoman dalam menyelesaikan berbagai persoalan birokrasi. Semangat musyawarah dan kekeluargaan dinilai relevan untuk menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks di era digital.
Peringatan Hari Lahir Pancasila ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas pelayanan di masing-masing kantor wilayah. Dengan semangat yang diperbarui, aparatur Kemenkumham diharapkan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Di Sulsel sendiri, Kemenkumham memiliki sejumlah unit pelayanan teknis yang bersentuhan langsung dengan warga, seperti Rumah Detensi Imigrasi, Lembaga Pemasyarakatan, dan Kantor Pertanahan. Implementasi nilai Pancasila di unit-unit ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi hukum.
Kegiatan serupa juga direncanakan berkelanjutan, tidak hanya saat peringatan hari besar nasional. Beberapa kanwil telah menyusun agenda internal untuk menggelar diskusi dan pelatihan tentang pengamalan Pancasila dalam tugas sehari-hari.